Tentang
Adu layangan, dianggap serius
Layangin adalah game browser kecil tentang satu hal yang spesifik: momen dua benang layangan bersilangan dan salah satunya menyerah.
Kenapa game ini
Adu layangan adalah salah satu dari sedikit permainan yang seluruh pertandingannya terjadi lewat sepotong benang. Sebagian besar game layangan melewatkan bagian itu dan mengubahnya jadi game menghindar. Layangin melakukan sebaliknya: benang adalah seluruh mekaniknya — tegangannya, lengkungannya, di mana ia bersilangan, dan seberapa cepat ia bergesek.
Yang disimulasikan
- Angin yang menguat seiring ketinggian mengikuti profil hukum pangkat yang standar, dengan hentakan angin dibangkitkan sebagai derau fraktal.
- Aerodinamika pelat tipis: daya angkat dan hambat dihitung dari sudut serang layar terhadap angin semu.
- Benang yang melengkung sebagai katenari dangkal saat kendur, menegang lurus saat dibebani, dan putus kalau ditahan melewati tegangan patahnya.
- Gerusan di setiap titik silang, dibobot oleh kecepatan gesekan, tekanan kontak, sudut persilangan, dan benang siapa yang lebih tegang.
- Bahaya arena: bangunan padat yang bisa ditabrak layangan, kabel baja yang menggerus benang tanpa rugi apa pun, dan area angin mati di belakang gedung tinggi tempat daya angkat runtuh.
Yang tidak disimulasikan
Disebutkan terang-terangan, supaya game ini tidak disalahpahami sebagai sesuatu yang bukan dirinya.
- Ini tampilan 2D dari samping. Adu layangan sungguhan terjadi dalam tiga dimensi, dan jendela anginnya berbentuk setengah bola, bukan busur.
- Sikap layangan ditentukan oleh geometri tali kekang, bukan diselesaikan sebagai benda tegar penuh dengan inersia rotasi.
- Pemuluran benang, sebaran berat sepanjang benang, dan pemanasan akibat gesekan benang hanya didekati, bukan dimodelkan.
- Angkanya ditala agar duel 90 detik terasa jelas, bukan dikalibrasi terhadap pengukuran layangan sungguhan.
- Nyawa adalah konvensi permainan, bukan fisika. Benang yang putus sungguhan mengakhiri penerbangan; di sini ia menghabiskan satu dari dua nyawa supaya duel ditentukan lewat lebih dari satu pertukaran.
- Layangan digambar sekitar empat setengah kali lebih besar dari ukuran sebenarnya. Pada skala nyata, layar 1 m di benang 60 m hanya beberapa piksel; tabrakan dan aerodinamika memakai ukuran asli, hanya gambarnya yang dibesarkan.
Tentang layangannya
Rangka layangannya didasarkan pada tradisi layangan Indonesia yang nyata — pecut dan sawangan dari Jawa, bebean dan janggan dari Bali — ditambah dua bentuk modern. Semuanya interpretasi untuk sebuah game, bukan rekonstruksi akurat, dan game ini tidak berafiliasi dengan klub, festival, atau organisasi layangan mana pun.
Kalau ada yang di sini salah menggambarkan tradisi yang Anda pahami dengan baik, tolong sampaikan — lihat halaman kontak.
Cara membangunnya
- Kerangka kerja
- Nuxt dengan Vue dan TypeScript, sebagian besar dirender sebagai halaman statis.
- Render
- Arena adalah kanvas 2D yang digambar dari simulasi langkah waktu tetap 120 Hz. Suara dibangkitkan dengan Web Audio API — tidak ada berkas audio.
- State
- Store Pinia, dengan kemajuan disimpan ke penyimpanan lokal browser Anda.
- Bahasa
- Inggris dan Indonesia, dengan semua teks antarmuka berada di berkas terjemahan.
- Data
- Tanpa backend. Tidak ada yang Anda lakukan dikirim ke mana pun.